Gunungkidul – Komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan KHDTK Wanagama tak hanya diwujudkan lewat riset dan pendidikan, namun juga melalui aksi nyata. Pengelola dan staf Wanagama bersama-sama dengan sekitar 50 warga masyarakat Desa Ngleri dan Desa Banaran menggelar kegiatan Kerja Bakti Bersih Lingkungan yang berlokasi di sekitar Petak 5 Wanagama. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pengelola hutan dan warga desa sekitar dalam menjaga kebersihan ekosistem hutan dan sekitarnya.

Fokus utama dari kegiatan kerja bakti kali ini adalah membersihkan area-area krusial yang rentan terhadap penumpukan sampah. Area yang disasar meliputi:
- Perbatasan Petak 5 Wanagama dengan Desa Ngleri: Area ini sering menjadi titik pembuangan sampah.
- Sungai di dekat Persemaian Petak 5: Kebersihan sungai sangat penting untuk menjaga kualitas air dan mencegah pencemaran yang dapat merusak ekosistem hutan.
Dengan semangat gotong royong, staf Wanagama dan masyarakat bahu-membahu membersihkan berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, botol, hingga limbah rumah tangga.

Hasil dari kerja bakti yang berlangsung penuh semangat ini sungguh mencengangkan. Total kurang lebih 50 kantong sampah besar berhasil terkumpul dari area perbatasan dan bantaran sungai. Seluruh sampah ini selanjutnya akan diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul.

Tidak berhenti pada pembersihan, tim Wanagama juga mengambil langkah preventif. Untuk mencegah terulanginya pembuangan sampah ilegal, akan segera dipasang spanduk larangan membuang sampah di berbagai titik yang rawan menjadi tempat pembuangan sampah. Pemasangan spanduk ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat agar lingkungan Wanagama tetap lestari.
Melalui kerja bakti ini, Wanagama dan masyarakat desa sekitar tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa kepemilikan bersama, dan mengukuhkan komitmen untuk menjaga Wanagama sebagai paru-paru lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang.
Kontibutor: Zulva