Sleman – Staf dan pengelola Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Wanagama membuktikan bahwa bekerja di tengah hutan tidak berarti harus melulu serius. Dalam upaya memperkuat soliditas tim dan meningkatkan kerja sama, mereka menggelar kegiatan pengembangan diri yang dikemas penuh tantangan dan edukasi pada 6 Desember 2025.

Kegiatan ini dirancang khusus sebagai sesi bonding intensif untuk mempererat hubungan antar pengelola dan staf, yang bertujuan akhir pada peningkatan kinerja dan kolaborasi tim. Inti dari kegiatan pengembangan diri ini adalah sesi outbound yang diselenggarakan dengan berbagai games seru. Peserta diajak untuk keluar dari zona nyaman dan menghadapi tantangan yang membutuhkan kerja sama tim yang solid, konsentrasi, serta komunikasi yang efektif. Berbagai simulasi permainan sukses memecah tawa sekaligus memaksa staf untuk menyusun strategi bersama.

Tak hanya mengasah otak dan kekompakan, aspek ketangkasan juga diuji melalui sesi fun game Paint Ball. Dalam simulasi permainan ini, setiap individu dituntut mengambil keputusan cepat dan bertindak cekatan, sebuah analogi yang sangat relevan dengan dinamika kerja sehari-hari di lapangan.

Selain tantangan fisik dan mental, kegiatan pengembangan diri ini juga disisipkan dengan agenda edukatif yang sangat bermanfaat. Tim Wanagama melakukan kunjungan lapangan ke Omah Salak di Turi, Sleman. Kunjungan ini bertujuan untuk belajar langsung mengenai budidaya salak yang baik hingga inovasi dalam pengolahan salak untuk meningkatkan nilai jual.

Secara keseluruhan, kegiatan pengembangan diri ini sukses mencapai tujuannya, yaitu sebagai sarana bonding yang efektif. Semangat kebersamaan yang terjalin erat melalui outbound dan inspirasi dari Omah Salak diharapkan menjadi modal utama bagi pengelola dan staf Wanagama untuk meningkatkan kerjasama dan terus memberikan kontribusi terbaik dalam pengelolaan dan pelestarian KHDTK Wanagama.
Kontibutor : Zulva